Sebuah perusahaan peneliti keamanan bermana Proofpoint telah menemukan ada nya bahaya di balik program APK Pokemon Go yang telah diunduh diduga mengandung malware Jahat. Malware yang menginveksi Pokemon Go disinyalir merupakan DroidJack yang juga dikenal sebagai SandroRAT.
Malware tersebut memungkinkan dapat memberikan akses penuh kepada penyerang dalam mengontrol perangkat korbannya.
Pokemon Go yang terinfeksi telah disusupi malware selama kurang dari 72 jam setelah perilisan resminya di wilayah Australia dan Selandia Baru.
Selain itu, peretas juga memanfaatkan waktu perilisan secara bertahap, terutama di wilayah yang belum dirilis, dengan menginfeksikan pada program APK.
Jika sudah terlanjur mengunduh APK, ada baiknya untuk mengecek apakah perangkat yang digunakan aman atau terinfeksi dari malware tersebut.
Salah satu cara yang disebutkan Proofpoint yakni dengan mengecek perizinan (permission) dari Pokemon Go dengan mengunjungi menu pengaturan dan masuk ke daftar aplikasi.
Di bawah perizinan aplikasi terdapat tanda bendera berwarna merah yang mengindikasikan adanya malware DroidJack.
Malware tersebut dapat mengakses untuk membuat panggilan telefon, pesan SMS, rekaman suara, modifikasi kontak, membaca history dan bookmark internet, serta menyambung dan memutus koneksi Wifi.
Proofpoint sendiri menyarankan untuk mengunduh aplikasi Pokemon Go secara resmi setelah waktu perilisan tiba, dikarenakan file APK tidak menjalani percobaan dan pemeriksaan dari toko aplikas resmi.
Baca juga : DATO DUO SYNTHESIZER






Bahaya juga , tapi saya kemarin buat postingan ini juga cman lain tulisan . Thanks infonya
BalasHapusKalo misalnya ada malware itu kmungkinan disipkan oleh orng" gk bertanggung jwab.. makanya download di sumber yg resmi kyk playstore dan app store supaya aman..
BalasHapusBener!
HapusHampir aja ane mau nyoba..
BalasHapusThanks gan infonya.
Wah ane sudah install lewat apk nya nih..
BalasHapus